BERITA

Diskusi Masalah LGBT, Ekonomi-Politik, Identitas dan Gerakan Sosial


08 Jan 2018

Yogyakarta - Agenda diskusi dua mingguan kembali diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Wacana Korps Mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta. Kali ini tema yang dibahas adalah mengenai LGBT dan kaitannya dengan konteks ekonomi-politik, identitas dan gerakan sosial baru.

Dalam diskusi ini mengetengahkan bahwa LGBT memiliki hubungan dengan tren industri dan pasar dunia, yakni kepentingan pemasaran produk-produk industri mode agar dapat menyentuh seluruh subjek tanpa memandang unsur biologis, tetapi sisi maskulin dan feminin.

Salah seorang peserta diskusi lainnya mencoba menghubungkan masalah LGBT dengan identitas dan gerakan sosial. Menurut peserta tersebut, masalah LGBT merupakan sebuah pola gerakan yang menentang diskursus budaya patriarki dan bentuk-bentuk diskriminasi kelas.

Dua pandangan ini kemudian dibantah oleh panelis, Reski Satris, S.IP, M.A. LGBT adalah salah satu masalah sosial akibat pola pendidikan yang sekuler. Menurut beliau, keberadaan LGBT harus ditiadakan karena dapat merusak sistem sosial dan norma agama yang telah mapan. Unsur biologis laki-laki dan perempuan tidak dapat dicampuradukkan dengan sisi maskulin dan feminin maupun konstruksi sosial, sehingga perlu disadari bahwa segala sesuatu yang given bersifat mutlak.