HALAMAN

Panduan Skripsi


Penulisan Skripsi

Skripsi merupakan tugas akhir yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa Program Studi S1 Hubungan Internasional Universitas AMIKOM Yogyakarta. Penulisan skripsi bertujuan untuk melatih mahasiswa untuk menerapkan etika dan kaidah ilmiah dalam menemukan kebenaran ilmu pengetahuan dan permasalahan masyarakat serta analisis bidang hubungan internasional.

Mahasiswa S1 Program Studi Hubungan Internasional Universitas AMIKOM Yogyakarta diwajibkan menulis naskah skripsi sebagai salah satu syarat akhir dalam menyelesaikan program kesarjanaan. Skripsi dimaksudkan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam merancang suatu penelitian, merumuskan ide dan argumen secara sistematis. Aturan pengajuan skripsi terdiri dari pendaftaran, bimbingan. pemilihan topik, ujian proposal dan ujian skripsi. Hal-hal yang berkaitan dengan format penulisan dijelaskan dalam pedoman penulisan akademik.

Proses penyusunan skripsi pada Prodi Hubungan Internasional Universitas AMIKOM Yogyakarta dapat dimulai ketika mahasiswa telah menempuh sekurang-kurangnya 116 SKS atau 80% dari 144 SKS dengan nilai minimum B pada mata kuliah prasyarat penyusunan skripsi, sebagai berikut:

  1. Pengantar Ilmu Hubungan Internasional,
  2. Metode Penelitian Kualitatif Hubungan Internasional,
  3. Pengantar Ilmu Politik
  4. Teori Hubungan Internasional.

Panduan teknis dan format penyusunan skripsi dijabarkan dalam Buku Panduan Penyusunan Skripsi.

Pengajuan Judul/Topik/Proposal

  1. Judul/Topik bisa diajukan setelah mahasiswa menempuh 94 SKS atau lebih setelah melalui proses pendaftaran skripsi dengan format yang terdiri dari judul, abstrak, pertanyaan penelitian dan teori serta referensi yang digunakan.
  2. Pilihan judul/topik harus relevan dengan bidang hubungan internasional atau mengacu pada pilihan minat topik dan minat kawasan.
  3. Judul/topik diajukan kepada Sekretaris Program Studi dengan dilengkapi sejumlah syarat administrasi.
  4. Kriteria proposal skripsi adalah sebagai berikut:
  • Naskah proposal memuat lebih kurang 1.500 sampai dengan 2.000 kata, termasuk kata-kata dalam catatan kaki atau sekitar 6-8 halaman, dengan jarak baris 1.5 huruf times new roman ukuran 12 poin.
  • Arti penting penelitian atau relevansi (latar belakang) penelitian sekitar 250-300 kata.
  • Pertanyaan penelitian atau rumusan masalah dalam bentuk kalimat tanya sebanyak 1 atau 2 paragraf.
  • Kerangka dasar pemikiran tentang uraian konseptual mengenai bagaimana pertanyaan penelitian akan dijawab sekitar 500 kata.
  • Argumen pokok atau hipotesis, yaitu argumen yang menuntun proses penelitian berikutnya atau gagasan yang tidak memerlukan pembuktian: satu atau dua paragraf.
  • Metode penelitian yang menguraikan tentang bagaimana penelitian hendak dilakukan, data yang hendak dikumpulkan, serta bagaimana mengumpulkan dan menganalisis data sekitar 250 kata.
  • Organisasi atau sistematika penulisan, yaitu uraian ringkas susunan dari bab ke bab dalam naskah skripsi sekitar 250-500 kata.
  • Catatan: Proposal bukan dan tidak akan menjadi bagian “Pendahuluan” dalam naskah skripsi.

Proses Pengajuan Dosen Pembimbing Skripsi       

Tahapan proses pengajuan pembimbing skripsi diatur sebagai berikut:

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan bimbingan skripsi kepada pengelola Prodi HI
  2. Pendaftaran/pengajuan dosen pembimbing skripsi melampirkan transkrip nilai terakhir, salinan KRS dan atas rekomendasi dari Dosen Pembimbing Akademik
  3. Pengelola Program Studi menentukan dan mengumumkan dosen pembimbing skripsi
  4. Mahasiswa melaporkan diri kepada dosen pembimbing yang sudah ditunjuk sebelum melaksanakan konsultasi secara lebih mendalam tentang topik skripsi atau tugas akhir yang direncanakan.

Seminar/Ujian Proposal Skripsi

Proposal skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing diseminarkan dalam sebuah forum yang terdiri dari mahasiswa yang bersangkutan, Dosen Pembimbing, dan dua orang calon penguji skripsi yang ditentukan oleh Sekretaris Program Studi.

  1. Pendaftaran seminar proposal dijadwalkan setiap bulannya selama semester berlangsung yang disesuaikan dengan jadwal pembimbing dan penguji
  2. Penentuan dan pengumuman seminar proposal antara tanggal 1 sampai dengan 7 setiap bulannya.
  3. Seminar proposal dilaksanakan pada tanggal 8 sampai dengan 20 setiap bulannya.
  4. Seminar proposal bersifat terbuka atau bisa dihadiri oleh siapa pun yang tertarik mengikutinya dengan menyesuaikan kondisi ruangan.
  5. Proposal skripsi yang ditolak oleh dewan penguji perlu direvisi sesuai dengan usulan dewan penguji

 Ujian Skripsi

  1. Mahasiswa yang hendak mengajukan naskah skripsinya untuk diuji harus memiliki Surat Keterangan Lulus Teori yang menyatakan bahwa mahasiswa bersangkutan telah menempuh 138 SKS, termasuk magang.
  2. Proposal dan naskah skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing dapat diujikan minimal satu bulan setelah seminar proposal.
  3. Naskah skripsi diuji oleh Dosen Pembimbing (selaku Ketua Tim Penguji) dan dua orang dosen dewan penguji yang ditentukan oleh Sekretaris Program Studi.
  4. Penentuan dan pengumuman jadwal ujian skripsi antara tanggal 1 sampai dengan 7 setiap bulannya.
  5. Ujian skripsi diselenggarakan antara tanggal 8 s.d. 20 setiap bulannya.
  6. Deskripsi naskah skripsi memiliki kriteria sebagai berikut:
  7. Naskah skripsi memuat maksimal 10.000 kata, tidak termasuk kata-kata dalam catatan kaki, referensi dan lampiran dengan jarak baris 2.0, huruf Times New Roman dan ukuran 12 poin.
  8. Abstrak skripsi antara 250-300 kata.
  9. Pendahuluan, yaitu uraian mengenai pokok-pokok yang hendak dibahas dalam skripsi sebanyak 2.000 sampai dengan 2500 kata atau seperempat dari naskah skripsi.
  10. Uraian hasil analisis sekitar 6.500 kata. Pembagian bab menyesuaikan hasil analisis, berdasarkan konseptualisasi yang telah disepakati dan perlu mempertimbangkan aspek proporsionalitas.
  11. Kesimpulan, yaitu pernyataan kembali secara ringkas hasil penelitian dan pelajaran yang didapatkan sekitar 1.000 kata.
  12. Referensi memuat sumber bacaan yang dirujuk dalam tulisan.

Hasil Ujian Skripsi Berupa Keputusan

  1. Lulus tanpa perbaikan: mahasiswa dapat langsung mendaftar yudisium.
  2. Lulus dengan perbaikan
  • Waktu perbaikan/revisi skripsi paling lama 2 (dua) bulan sejak ujian skripsi berlangsung.
  • Perbaikan dilakukan dengan berkonsultasi dengan anggota dewan penguji.
  • Mahasiswa akan memperoleh nilai skripsi setelah diperbaiki sesuai masukan dari penguji dan pembimbing yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari masing-masing dewan penguji.
  • Mahasiswa yang dalam 2 (dua) semester tidak dapat menyelesaikan skripsi disarankan untuk ganti topik dan atau pembimbing dengan persetujuan pengelola Program Studi.
  1. Tidak lulus Ujian Skripsi
  • Jika mahasiswa tidak lulus/gagal dalam ujian skripsi maka mahasiswa wajib mengulang ujian skripsi.
  • Biaya administrasi ujian skripsi ulang ditanggung sepenuhnya oleh mahasiswa bersangkutan

 Syarat Mengulang Ujian Skripsi

  1. Pada ujian sebelumnya dinyatakan tidak lulus ujian skripsi
  2. Mengisi formulir pengajuan ujian skripsi setiap awal bulan
  3. Mengulang hanya diperbolehkan sebanyak 3 kali, jika sudah mengulang sebanyak 3 kali dan dinyatakan belum lulus maka diwajibkan mengulang membuat skripsi dari awal dengan mengganti judul atau topik.

Evaluasi Pembimbingan Skripsi

Apabila dalam jangka waktu 3 bulan sejak diterbitkannya surat penugasan sebagai pembimbing oleh Program Studi, mahasiswa yang bersangkutan tidak memiliki hasil apapun, maka mahasiswa yang bersangkutan harus mengajukan proses permohonan pembimbing dari awal lagi.