Karya Tulis Mahasiswa HI AMIKOM Terbit di Jurnal Terakreditasi Sinta 3

Karya Tulis Mahasiswa HI AMIKOM Terbit di Jurnal Terakreditasi Sinta 3

Sleman - Kabar baik datang dari Yoggi Walesasi. Mahasiswa yang saat ini sedang menempuh semester V pada Program Studi Hubungan Internasional Universitas AMIKOM Yogyakarta (Prodi HI AMIKOM) berhasil mempublikasikan karya ilmiah di Jurnal Hubungan Internasional terakreditasi Sinta 3 yang diterbitkan oleh Cakra Studi Global Strategis Departemen Hubungan Internasional Universitas Airlangga. Tulisan ini dihasilkan dari luaran mata kuliah Politik Internasional dan Kajian Strategis yang berkolaborasi bersama dosen pengampu mata kuliah. Mahasiswa yang akrab disapa Yoggi tersebut mengambil tema besar mengenai preferensi Politik Luar Negeri Republik Indonesia diantara persaingan strategis antara Tiongkok dengan munculnya aliansi pertahanan trilateral AUKUS (Australia, United Kingdom dan United States) ditinjau dari pendekatan teori permainan (game theory). 

Menurut Yoggi dalam wawancara singkat bersama redaksi digambarkan bahwa kehadiran AUKUS di kawasan Asia/Indo Pasifik bukan hanya sekedar kesepakatan mengenai upgrading teknologi kapal selam bertenaga nuklir oleh ketiga negara, melainkan juga bagian dari aksi-reaksi dalam politik internasional untuk merespon fenomena kebangkitan Tiongkok yang dinilai agresif di kawasan. Pertanyaan yang diajukan dalam tulisan itu menyangkut bagaimana Indonesia menempatkan diri ditengah-tengah persaingan yang sedang berlangsung, sementara pada sisi lain Indonesia juga dihadapkan pada sejumlah hal, diantaranya memelihara sentralitas sekaligus stabilitas ASEAN dan zona bebas nuklir di kawasan, menjaga hubungan luar negeri dengan negara-negara yang sedang bersaing dan mempertahankan prinsip Politik Luar Negeri bebas-aktif?

Dalam artikelnya, Yoggi mengilustrasikan bahwa Indonesia seperti sedang berada dalam "perangkap ganda" dilema tahanan (prisoner's dilemmasebagaimana teori yang digunakan untuk menjawab persoalan itu. Dalam tulisannya, Yoggi menyimpulkan bahwa Indonesia sedang berada dalam situasi dilematis menghadapi persaingan pengaruh antara kekuatan-kekuatan utama (major powers) sekaligus menekankan bahwa persoalan itu mempunyai kemungkinan untuk meningkatkan eskalasi ketegangan di kawasan yang berpotensi mengancam resiliensi stabilitas kawasan itu sendiri. Tulisan itu ditutup dengan pertanyaan untuk peluang kajian lanjutan, yakni bagaimana kemudian Indonesia bisa keluar dari "perangkap" yang diciptakan oleh kekuatan dominan di kawasan sembari meninjau kembali prinsip bebas-aktif ditengah arus politik internasional yang semakin dinamis.

Atas hal ini, Program Studi HI AMIKOM turut senang atas capaian mahasiswanya tersebut dan harapannya memberi manfaat bagi komunitas pengkaji hubungan internasional dan masyarakat pada umumnya serta menginspirasi mahasiswa/i lainnya untuk produktif mengembangkan ilmu pengetahuan bidang hubungan internasional.

Artikel dari Yoggi Walesasi dapat dapat dibaca lebih lanjut di: https://e-journal.unair.ac.id/JHI/article/view/35898/23327

 

Lampiran Gambar